gambar resistor 1k

Mengenal Gambar Resistor dan Fungsi-fungsinya

Diposting pada

Gambar Resistor – Tahukah Anda tentang simbol-simbol dari resistor? Mengenal simbol resistor ini sangat penting agarAnda  bisa membaca daya yang dimiliki oleh resistor. Artikel ini akan mengulas lebih lanjut gambar resistor, agar Anda  bisa membaca simbol-simbol resistor.

Gambar resistor akan memudahkan Anda untuk membaca nilai resistansi yang terdapat resistor. Pengertian resistor sendiri adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk menghambat atau membatasi aliran listrik yang mengalir dalam suatu rangkain elektronika.

Sebagaimana fungsi resistor yang sesuai namanya, resistorini bersifat resistif. Resistor termasuk salah satu komponen elektronika yang masuk dalam kategori komponen pasif. Satuan atau nilai resistansi suatu resistor di sebut dengan Ohm dan dilambangkan dengan simbol Omega (Ω).

Maka, sesuai dengan hukum Ohm, bahwasamya resistansi berbanding terbalik dengan jumlah arus yang mengalir melaluinya. Selain nilai resistansinya, resistorpun juga mempunyai nilai lain seperti nilai toleransi dan kapasitas daya yang mampu dilewatkannya.

Semua nilai yang berkaitan dengan resistor sangat penting untuk diketahui dalam perancangan suatu rangkaian elektronika.Maka dari itu kamu harus bisa membaca simbol resistor dari gambar-gambar di bawah ini. Berikut adalah simbol-simbol resistor dalam bentuk gambar yang sering digunakan dalam suatu desain rangkaian elektronika.

Simbol-simbol Resistor

gambar resistor variabel

Resistor dalam teorinya, dan penulisan formula yang berhubungan dengan resistor disimbolkan dengan huruf R. Pada desain skema elektronika pula, resistor juga tetap disimbolkan dengan huruf R.Adapun resistor variabel disimbolkan dengan huruf VR, dan untuk resistorjenis potensiometer adapula yang disimbolkan dengan huruf VR dan POT.

Jenis-jenis Resistor

Jenis-jenis resistor, dibedakan atas dasar bahan yang digunakan. Jenis-jenis resistor sendiri adalah resistor kawat, resistor arang dan resistor oksida logam atau resistor metal film.

  1. Resistor Kawat

Gambar resistor kawat

Resistor kawat atau bisa disebut wirewound.Resistor kawat merupakan resistor yang dibuat dengan bahat kawat yang dililitkan ke tubuhnya. Sehingga nilai resistansiresistor kawat ditentukan dari panjangnya kawat yang dililitkan. Daya yang dibuat resistor jenis ini pada umumnya dibuat dengan kapasitas yang besar.

  1. Resistor Arang

Resistor arang atau resistor karbon adalah sebuah resistor yang dibuat dengan bahan utamnya batang arang atau karbon. Resistor arang ini merupakan resistor yang banyak digunakan di pasaran. Nh, resistor jenis ini bisa Anda jumpai dengan kapasitas daya 1/16 Watt, 1/8 Watt, 1/4 Watt, 1/2 Watt, 1 Watt, 2 Watt dan juga 3 Watt.

  1. Resistor Oksida Logam

Resistor oksida logam bisa juga disebut dengan nama resistor metal film. Resistor oksida logam ini merupakan resistor yang dibuatdengan bahan utama oksida logam. Resistor oksida logam bisa Anda temui dengan nilai tolerasni 1% dan 2%.

Bentuk fisik resistor oksidalogam ini hampir mirip denganresistor kabon. Perbedaannya hanya pada warnanya dan jumlah cincin warnanya yang digunakan dalam penilaian resistor tersebut. Sama halnya seperti resistorkarbon, resistor oksidalogam ini juga dibuat dalam beberapa kapasitas daya yaitu 1/8 Watt, 1/4 Watt, 1/2 Watt.

Resistor dengan jenis ini umumnya digunakan untuk keperluan pengukuran, perangkat industri dan perangkat militer. Nah, jika digolongkan berdasarkan nilai resistansinya,jenis resistor dibedakan menjadi 2.Yaituresistor tetap atau konstan dan resistor tidak tetap atau variabel.

  1. Resistor Tetap

Resistor tetap adalahjenis resistor yang nilai resistansinya tidap bisa diubah atau tetap. Resistor tetap biasa digunakan dalam rangkaian elektronika sebagai pembatas arus dalam suatu rangkaian elektronika. Resistor tetap bisa Anda temui dalam beberapa jenis, seperti :

  • Metal film resistor
  • Metal oxide resistor
  • Carbon film resistor
  • Ceramic encased wirewound
  • Economy wirewound
  • Zero ohm jumper wire
  • S I P resistor network
  1. Resistor Variabel

Resistor variable terdiridari 2 tipe yaitu :

  • Pontensiometer, adalah resistor tipe variabel yang dapat diatur nilai resistansinya secara langsung karena telah dilengkapi dengan tuas kontrol. Potensiometer ini terdiri dari 2 macam, yaitu Potensiometer Linier dan Potensiometer Logaritmis
  • Trimer Potensiometer, yaitu tipe resistor  yang membutuhkan alat bantu  berupa obengagar bisa mengatur nilai resistansinya. Pada umumnya resistor jenis ini disebut dengan istilah VR
  • Thermistoradalah tipe resistor variabel yangnilairesistansinya bisa berubah mengikuti suhu disekitar resistor. Thermistor sendiri memiliki 2 jenis yaitu NTC dan PTC.
  • LDR atau Light Depending Resistoradalah tipe resistor variabel yang nilai resistansinya bisa berubah tergantung cahaya yang diterima.

Mengenal Kode Warna pada Resistor

Setelah mengetahui jenis-jenis resistor, selanjutnya adalalah mengenal kode warna yang ada pada resistor. Kode warna ini diwakili oleh cincin. Cincin warna yang terdapat pada resistor pada umumnya terdiri dari 4-6 ring.

Setiap cincin warna yang terdapat dari suatu resistor tersebut memiliki arti dan nilai yang berbeda-beda. Berikut adalah penjelasannya.

Gambar resistor dengan cincin kode warna

1. Resistor dengan 4 Cincin Kode Warna

Lihatlah  pada  cincin yangada pada urutan 1 dan2, itu adalahdigit angka.Sementara untuk cincin kode warna ke 3 merupakan faktor penggali. Adapun cincin dengan kode warnake 4 adalah nilai toleransi resistor.

2. Resistor dengan 5 Cincin Kode Warna

Pada resistor dengan 5 cincin, maka cincin ke 1, ke 2 dan ke 3 merupakan digit angka. Sementara cincin kode warna ke 4 merupakan faktor pengali kemudian cincin kode warna ke 5 adalah nilai toleransi resistor.

3. Resistor dengan 6 Cincin Kode Warna

Sama halnya dengan resistor 4 atau 5 cincin, resistor dengan 6 cincin warna ini sama dalam menentukan nilai resistansinya. Untuk cincin ke 6 menentukan coefisien temperatur yaitu temperatur maksimum yang diijinkan untuk resistor tersebut.

Menghitung  Nilai Toleransi Resistor

Toleransi resistor adalah perubahan nilai resistansi dari nilai yang tercantum pada badan resistor. Toleransi resistorini masih diperbolehkan dan dinyatakan resistor dalam kondisi baik. Toleransi resistor merupakan salah satu perubahan karakteristik yang terjadi pada resistor yang terjadi akibat operasional resistor tersebut.

Nilai toleransi kerusakan resistor ini terdapat beberapa macam yaitu 1% (resistor 1%), resistor dengan toleransi kesalahan 2% (resistor2%), resistor dengan toleransi kesalahan 5% (resistor 5%) dan resistor dengan toleransi 10% (resistor 10%).

Nilai toleransi resistor ini harus selalu dicantumkan di kemasan resistor, bisadicantumkan dengan kode warna maupun kode huruf. Misalnya adalah resistor dengan toleransi 5% maka nilai itu harus dituliskan dengan kode warna pada cincin ke 4 warna emas atau dengan kode huruf J pada resistor dengan fisik kemasan besar.

Jadi seperti itulah ulasan mengenai gambar dari simbol-simbol resistor.  Tidak sulit kok memahami simbol-simbol resistor. Selamat belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *