Cara Menggulung Dinamo Kipas Angin dengan cepat

Cara Menggulung Dinamo Kipas Angin dengan Benar

Diposting pada

Cara Menggulung Dinamo Kipas Angin – Sebagai anak teknik, menggulung dinamo adalah hal yang harus bisa dikuasai. Salah satu dinamo yang biasa digulung adalah dinamo kipas angin. Menggulung dinamo kipas angin ini tidak begitu rumit dilakukan, apalagi sebagai awal untuk latihan menggulung dinamo.

Menggulung dinamo kipas angin ini tidaklah serumit jika dibandingkan dengan memperbaiki alat elektronik lainnya. Namun menggulung dinamo kipas angin ini adalah sebagai langkah awal sebagai latihan menggulung dinamo.

Jika Anda sudah mahir dalam menggulung dinamo kipas angin, maka menggulung dinamo lain  seperti mesin cuci, pompa air, genset portable, blower outdoor AC, dan  bahkan dinamo untuk peralatan industri pun Anda tidak kesulitan.

Namun yang perlu Anda ingat adalah di saat menggulung dinamo kipas angin, jika Anda melakukannya secara manual, maka Anda harus lathan sabar. Sebab kesabaran,ketrampilan dan daya ingat Anda akan benar-benar diuji agar tidak keliru dalam proses penghitungan dan memasukkan kawat ke dalam.

Jika Anda melakukan kesalahan, maka kesalahn itu bisa menyebabkan dinamo tidak bekerja denga sempurna atau bahkan tidak tahan lama. Hal ini dikarenakan kawat yang ada di dinamo kipas angin sangat halus dan jumlahnya begitu banyak.

Nah, sebelum menggulung dinamo kipas angin ini, hal yang harus Anda persiapkan adalah alat-alatnya. Sebelumnya Anda  siapkan dulu alat-alat yang diperlukan;

Alat-alat yang Harus Dipersiapkan untuk Menggulung Dinamo Kipas Angin

  1. Mesin gulung dinamo.

Pada umumnya, ada 2 jenis mesin gulung dinamo yang menggunakan jarum dan angka sebagai penghitungnya. Namun sayangnya mesin yang ada di pasaran, tidak semuanyan menyediakan dudukan untuk lilitannya,jadi Anda harus membuat sendiri.

  1. Kawat

Kawat yang sering digunakan untuk mengulung dinamo kipas angin adalah  kawat 012,015,018.

Kawat 020  juga bisa namun jarang, sebab hanya bisa digunakan untuk kipas-kipas angin tertentu.

  1. Mika atau Prespan

Mika atau prespan ini umumnya bisa ditempatkan di lubang alur, gunanya adalah untuk mengisolasi lilitan dari besi kern.

  1. Prespan Kertas

Fungsi dari prespan kertas adalah untuk pembatas kumparan runing dan starting agar tidak bersentuhan,berwarna hijau.

  1. Selongsong Kabel

Fungsi dari selongsong kabel adalah untuk isolasi kawat yang telah disolder ke kabel.

  1. Benang Bangunan

Fungsi dari benang bangunan adalah untuk mengikat lilitan yang telah selesai dimasukkan ke kern.

  1. Lakban Kertas

Fungsi dari lakban kertas adalah untuk mengunci lilitan yang telah digulung,agar diameternya tidak berubah. Hindari  melakban dengan menggunakan lakban plastik, hal ini disebabkan karena lakban plastik tidak bisa menempel pada kawat dengan sempurna sehingga akan menyulitkan saat dipasang di kern.

  1. Sumpit atau bambu

Fungsi dari sumpit adalah untuk memasukkan kawat kedalam lubang alur.

Cara Menggulung Dinamo Kipas Angin kecil

Cara Menggulung Dinamo Kipas Angin

Setelah perlatan telah siap, maka langkah selanjutnya adalah cara untuk menggulung dinamo kipas angin. iSecara sederhana, gulungan yang ada pada kipas angin hanya terdiri dari running yakni lilitan utama dan starting yakni lilitan bantu.

Nah, antara starting dan running dibuat dengan 4 lilitan, tujuannya adalah untuk membentuk kutub-kutub, Utara-Selatan-Utara-Selatan. Saat arus listrik masuk ke kumparan, maka plat kern akan timbul induksi magnet yang nantinya akan menarik dan mendorong rotor,sehingga berputar.

Jika Anda ingin mengatur kecepatan, maka bisa Anda tambahkan lilitan speed. Sebenarnya gulungan kipas angin untuk tiap merk, itu berbeda jumlah lilitannya. Namun untuk memudahkan, maka bisa untuk dibuat standar saja tergantung kern dan diameter kawat.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengukur panjang kawat. Sebelum Anda mulai menggunakan mesin, Anda ukurlah terlebih dahulu panjang kawat 1 lilit,agar tidak terlalu lebar dan juga tidak terlalu sempit di mana nantinya hanya akan menyulitkan Anda saat memasang gulungan starting.

Rumus untuk mengukur panjang kawat adalah ukur panjang alur 1-4 dan lebar (ketebalan kern) dengan 2P+2L+2cm. Sementara untuk kipas angin dengan merk Panasonic dan maspion, ukurannya adalah 2P+2L+3cm, karena gulungannya tebal, maka sulit ditekuk keluar jika hanya ditambah 2cm.

Ini adalah cara mengukur panjang kawat gulungan, panjang kern dari alur 1 ke alur 4 adalah 3,5cm. Adapun cara mengukur lebar kawat gulungan adalah lebar kern 1,5cm. Contohnya, misal kipas anginnya merk Cosmos, maka rumusnya 2P+2L+2=2(3,5)+2(1,5)+2=7+3+2=12cm.

Pada daftar panjang kawat,angka 12 cm adaah berada pada angka 12,5 cm. Setelah Anda mengetahui panjangnya, aturlah dudukan kawat sesuai lubang yang telah dibuat. Baru setelah itu Anda baru bisa mulai menggulung dinamo kipas angin. Langkah menggulungnya adalah :

  1. Langkah utama yang digulung adalah lilitan low 150 lilit untuk 4 buah gulungan.
  2. Tandai ujung awal dengan menggunakan lakban kertas, dengan nama L1 dan L2 untuk ujung akhir.
  3. Gabung lilitan medium 150dengan lilitan low.
  4. Beri nama S1 dan S2 untuk lilitan starting.
  5. Setelah selesai, lepas gulungan untuk memulai lilitan terakhir,running.
  6. Masukkan gulungan ke kern.

Nah, hal yang harus benar-benar Andaperhatikan adalah jumlah pada lilitan utama bisa ditambah hingga 10% . Tambahan ini berguna agar lilitn lebih awet meskipun nantinya putaran dinamo sedikit lebih lambat.

Jika terjadi kesalahan pada arah putaran, bisa  Anda atasi dengan membalik posisi kren dynamo. Bisa juga Anda rubah sambungan kopel pada dinamo. Namun alangkah lebih baiknya jika Anda mengetahui cara kesalahannya dengan cara melepas sambungan kawat pada pangkal kawat gulungan utama dan medium speed (high speed/1).

Setelah itu Anda bisa memindahkan pangkal kawat medium speed keujung kawat gulungan utama yang sebelumnya ke kapasitor. Kemudian Anda pindahkan sambungan kabel ke kapasitor pada pangkal kawat gulungan utama.

Gunakanlah sebilah bambu/kayu yang telah diraut tipis pada ujungnya untuk membantu mendorong kawat bisa masuk ke dalam lobang lobang kren. Anda harus melakukanny dengan hati-hati agar tidak terjadi kerusakan. Perhatikan dengan baik arah lilitan untuk setiap kutub.

Untuk menambah referensi Anda, untuk kipas angin dengan merk-merk China, di mana tebal krennya  hanya 1-1,2 mm. Maka  kawat yang harus Anda gunakan adalah berukuran 0,12 dan 0,10 mm dengan jumlah lilitan berkisar 900 – 1200 lilitan.

Sementara untuk gulungan medium/low speednya tidak lebih dari 20% dari total lilitan. Nah, yang perlu Anda perhatikan adalah bahwasannya kipas dengan merk-merk China ini umumnya tidak bisa awet.

Eits, tidak awetnya tentu saja jika digunakan secara nonstop. Hal ini dikarenakan kawat dan kren yang digunakan terlalu kecil dan tipis sehingga tidak terlalu tahan panas. Lalu sebagai catatan terakhir pula bagi Anda, jika nantinya Anda sudah mahir, Anda tidak perlu memberi nama pada kawat-kawatnya,cukup saja diukur dengan multi tester. Jika Anda sering-sering berlatih, Anda akan tahu perbedaan pada resistan kawat-kawatnya.

Ya, seperti itulah yang bisa diulas mengenai dinamo kipas angin. Selamat mencoba menggulung dinamo kipas angin dengan benar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *